Siapa sih yang tidak mengenal gorengan? Kudapan pinggir jalan ini merupakan salah satu makanan yang paling banyak digemari hampir seluruh masyarakat Indonesia. Walaupun kandungan gizinya tidaklah tinggi, namun gorenggan sering dijadikan alternatif camilan di pagi hari bahkan untuk beberapa kalangan gorengan kerap dijadikan pilihan alternatif pengganti sarapan. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan gorengan, namun jika mengkonsumsinya terlalu sering baru akan menimbulkan masalah.

Proses penggorengan bahan pangan melibatkan suhu tinggi yang tentunya akan merusak komponen gizi bahan pangan. Ambil contoh gorengan tempe, kandungan protein pada tempe akan terdegradasi jika pengolahannya melibatkan panas berlebih dan dalam durasi waktu yang lama. Bukan tidak mungkin, tempe yang dikonsumsi tidak memiliki nilai gizi sama sekali. Selain itu, proses penggorengan dengan menggunakan minyak yang sama selama berulang-ulang akan menyebabkan minyak tersebut teroksidasi yang justru akan menimbulkan masalah baru berupa munculnya zat karsinogen. Minyak yang terlalu sering dipakai pun akan mengalami perubahan titik maksimal didihnya, jika sudah mencapai titik tersebut maka komponen minyak dapat dikatakan sudah rusak dan dapat memunculkan zat turunan lain atau residu karena telah mencapai titik didih maksimal. Residu itulah yang paling berbahaya bagi kesehatan karena dapat membentuk senyawa radikal bebas.

Walaupun demikian, untuk kamu para penggemar gorengan tidak perlu khawatir untuk tetap mengkonsumsi gorengan. Konsumsi gorengan sah-sah saja dengan catatan tidak mengkonsumsinya secara rutin dan agar tetap memperhatikan batas wajar penggunaan minyak. Selain itu, imbangi asupan cairan untuk menetralisir zat yang muncul dari gorengan. Imbangi konsumsi gorengan dengan asupan cairan yang cukup. Asupan cairan yang tepat akan menghidarasi tbuh dengan baik sehingga proses detoksifikasi dapat berjalan denga lancar seiring dengan fungsi metabolisme tubuh. Proses detoksifiasi tubuh akan lebih optimal dengan mengkonsumsi air alkali. Air alkali merupakan air minum hasil ionisasi dengan kandungan PH cenderung basa atau lebih dari 7. Salah satu air alkali terbaik yang dapat ditemui di pasaran adalah pristine 8+. Angka 8+ pada pristine merujuk pada kandungan PH dari air mineral alkali ini. Manfaat air mineral PH 8 mampu menjaga proses metabolisme tubuh dan detoksifikasi. Selalu siap sedia pristine 8+ agar hobi mengkonsumsi gorengan tidak selalu membuat khawatir, tapi ingat jangan terlalu sering mengkonsumsi gorengan ya!.